Haruskah Melaksanakan Ibadah Haji berulang-ulang

PT Galih Tunggal Perkasa
0812 808 7090
0812 8138 2633
0813 8477 4909
0856 1216 783
~ Melayani Sejak 2001 ~
Izin Haji No. D/091/2014
Izin Umrah No. D/780/2013
Khazzanah Tours
Head Office : Jl Terusan I Gusti Ngurai Rai No. 6 Pondok Kopi Duren Sawit Jak - Tim. 13460

Khazzanah Tour Travel

~ Yaa Allah Berikan keKhusyuan Dalam Ibadahku ~


Khazzanah-tour-indonesia-travel-umrah-promo-dan-haji-plus
Paket Umrah Promo Januari 2017 s.d Maret 2017 9 Hari Bintang 3 Only Rp.19 Juta ( All In ) Hot umrah Ramadhan 2016
Pesawat Air Asia / Garuda.
Harga Paket Khazzanah Tour, Umrah Plus Turki Spesial Promo 15 hari: $2500/pax.
Segera daftar dari sekarang, Beribadah pilihlah yang pasti Bukan yang Janji.
Hubungi: 081384774909 / 0813 8418 1574


Paket umroh 2015 Khazzanah Tour

Haruskah Melaksanakan Ibadah Haji berulang-ulang

ibadah haji

Bagi sebagian kecil orang, terutama mereka yang diberikan kelebihan harta atau rezeki, kebanyakan mereka ingin melakukan haji berulang kali. seperti halnya  sebahagian orang yang kaya yang berangkat umrah. Hampir tiap tahun ia berada di Tanah Suci. Apakah hal yang seperti itu dianjurkan dalam Islam ?

Ibadah haji dan umroh,  merupakan ibadah yang dilakukan sekali seumur hidup, hal ini  diungkapkan dalam sebuah hadis. Nabi Muhammad Shollalahu 'Alaihi wasallam, beliau  pernah berkata, “Ibadah haji wajib dilakukan satu kali seumur hidup dan apabila seseorang melakukannya lebih dari satu kali maka hal itu merupakan nafi (sunah).”

Rasulullah Shollalahu 'Alaihi wasallam sendiri melaksanakan ibadah haji hanya  sekali seumur hidupnya. Haji yang kita kenal dengan Haji Wada’ sekaligus menjadi penutup dari risalah kenabian beliau. Begitupula halnya dengan para sahabat yang melakukan ibadah haji cuma sekali. Mengingat hadis yang disampaikan Rasulullah, bahwa wajib ibadah haji hanya sekali seumur hidup.

Walau demikian, banyak juga diantara kaum Muslimin yang berkeinginan sesering mungkin datang ke Tanah Suci. Sebagian mereka beralasan karena rindu dengan Ka’bah. Rindu dengan suasana Tanah Suci dan ingin mengundang kembali kekhusyukan beribadah di Tanah Suci.

Sebahagian lagi beralasan ingin mendulang pahala lebih banyak, mengingat pahala shalat di Masjidil Haram adalah 10 ribu kali lipat dari shalat di tempat biasa. Demikian juga dengan shalat di Masjid Nabawi yaitu seribu kali lipat dari shalat di tempat lain.

Hal tersebut tidaklah salah. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shollalahu 'Alaihi wasallam bagi mereka yang melaksanakan haji dan umrah beberapa kali tersebut. Perihal ini juga dikuatkan dengan hadis yang disampaikan oleh Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW pernah bersabda, “Melaksanakan ibadah umrah setelah umrah sebelumnya menghapuskan dosa yang dilakukan di antara keduanya, dan tiada pahala untuk haji mabrur kecuali surga.”

Menunaikan umrah juga bertujuan untuk menghapus dosa. Asalkan ditunaikan dengan benar dan berasal dari harta yang halal lagi baik.
Namun, ibadah haji dan umrah adalah ibadah sosial. Sebelum berangkat haji lagi, hendaklah ia memerhatikan lingkungan sosial di sekitarnya. Tegakah ia berangkat haji dan berleha-leha menunaikan umrah, sementara ada tetangga dan karib kerabatnya yang sedang dilanda kesusahan?

Sumber : republika.co.id
Redaktur: Chairul Akhmad
Reporter: Hannan Putra
Khazzanah Tour