Haruskah Melaksanakan Ibadah Haji berulang-ulang khazzanah

PT Galih Tunggal Perkasa
Khazzanah Tours
0812 808 7090
0812 8138 2633
0813 8477 4909
0877 7667 3078
Head Office : Jl Terusan I Gusti Ngurai Rai No. 6 Pondok Kopi Duren Sawit Jak - Tim. 13460
Paket umroh 2015 Khazzanah Tour

Haruskah Melaksanakan Ibadah Haji berulang-ulang

ibadah haji

Bagi sebagian kecil orang, terutama mereka yang diberikan kelebihan harta atau rezeki, kebanyakan mereka ingin melakukan haji berulang kali. seperti halnya  sebahagian orang yang kaya yang berangkat umrah. Hampir tiap tahun ia berada di Tanah Suci. Apakah hal yang seperti itu dianjurkan dalam Islam ?

Ibadah haji dan umroh,  merupakan ibadah yang dilakukan sekali seumur hidup, hal ini  diungkapkan dalam sebuah hadis. Nabi Muhammad Shollalahu 'Alaihi wasallam, beliau  pernah berkata, “Ibadah haji wajib dilakukan satu kali seumur hidup dan apabila seseorang melakukannya lebih dari satu kali maka hal itu merupakan nafi (sunah).”

Rasulullah Shollalahu 'Alaihi wasallam sendiri melaksanakan ibadah haji hanya  sekali seumur hidupnya. Haji yang kita kenal dengan Haji Wada’ sekaligus menjadi penutup dari risalah kenabian beliau. Begitupula halnya dengan para sahabat yang melakukan ibadah haji cuma sekali. Mengingat hadis yang disampaikan Rasulullah, bahwa wajib ibadah haji hanya sekali seumur hidup.

Walau demikian, banyak juga diantara kaum Muslimin yang berkeinginan sesering mungkin datang ke Tanah Suci. Sebagian mereka beralasan karena rindu dengan Ka’bah. Rindu dengan suasana Tanah Suci dan ingin mengundang kembali kekhusyukan beribadah di Tanah Suci.

Sebahagian lagi beralasan ingin mendulang pahala lebih banyak, mengingat pahala shalat di Masjidil Haram adalah 10 ribu kali lipat dari shalat di tempat biasa. Demikian juga dengan shalat di Masjid Nabawi yaitu seribu kali lipat dari shalat di tempat lain.

Hal tersebut tidaklah salah. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shollalahu 'Alaihi wasallam bagi mereka yang melaksanakan haji dan umrah beberapa kali tersebut. Perihal ini juga dikuatkan dengan hadis yang disampaikan oleh Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW pernah bersabda, “Melaksanakan ibadah umrah setelah umrah sebelumnya menghapuskan dosa yang dilakukan di antara keduanya, dan tiada pahala untuk haji mabrur kecuali surga.”

Menunaikan umrah juga bertujuan untuk menghapus dosa. Asalkan ditunaikan dengan benar dan berasal dari harta yang halal lagi baik.
Namun, ibadah haji dan umrah adalah ibadah sosial. Sebelum berangkat haji lagi, hendaklah ia memerhatikan lingkungan sosial di sekitarnya. Tegakah ia berangkat haji dan berleha-leha menunaikan umrah, sementara ada tetangga dan karib kerabatnya yang sedang dilanda kesusahan?

Sumber : republika.co.id
Redaktur: Chairul Akhmad
Reporter: Hannan Putra
Khazzanah Tour Travel Haji Plus Umrah | Biro Haji Khusus 2016 : Haruskah Melaksanakan Ibadah Haji berulang-ulang Nyaman
Khazzanah Tour